Tampilkan postingan dengan label VoM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VoM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 September 2014

Mati menghadap tuhan

Kembali menyuguhkan sebuah karya bebas.

Wajah itu nampak. Jelas terpampang bagaikan surganya tuhan yang yang diciptakan ditengah perairan. Dingin didekatnya dan menenggelamkan jika tak mengerti akan pemahamannya. Bapak berada dibalik ibumu saat aku berenang. Aku mendengar cinta dalam hatimu, keras sekali seolah berlari menggunakan sayap. Kenapa ayam yang berkokok mampu mendapatkan pasangan sesukanya tanpa ada ruang larangan. Apakah karena kita manusia, maka kita harus serba etika? Pun dengan cinta etika yang tak boleh serupa kisah Rahwana menggapai Sinta.

Wajah itu tak lagi nampak. Etika bertambah seiring memudarnya cahaya yang aku pernah mengenalnya. Tak akan bisa menyamaratakan bulan dan matahari. Karena keduanya mendampingi bumi, akankah bulan mengisi seluruhnya hamparan bumi? Pasti hanya sebagian saja bulan mendapatinya, sedangkan ruang bagian sisanya adalah hampa bulan atau anti bulan yang bisa diisi oleh matahari, atau cahaya lain, atau mutlak dalam gelap.

Wajah itu samar-samar. Entah berapa lama kesamaran ini begitu kuat. Sungguh sejatinya ada, sungguh sejatinya mudah dibayangkan, sungguh sejatinya tak berada disisi kita. Aku yakin beberapa tahun pasti mengenangnya, karena beberapa tahun telah terlewati. Bisa jadi sepuluh tahun lagi, atau dua puluh tahun lagi, bahkan hingga berkedip mata ini tak lagi bisa kita kuasai, akankah rasa dan wajah samar tetap ada.

Wajah nampak, wajah tak lagi nampak, wajah samar-samar.
Mutiaraku, Cinta Dalam hatiku semua akan menjadi demikian.
Mati dan meninggal menghadap tuhan.

Ditulis oleh MazTa

Selasa, 01 Oktober 2013

Sahabat Itu Gak Ada

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Semoga kita senantiasa dibawah perlindungan ALLAH aamiin.

Sahabat Itu Gak Ada

Pertama kita harus tahu apa itu sahabat.
Banyak sekali yang mendefinisikan sahabat.

Katanya sahabat itu bukanlah manusia yang ada hanya disaat kita senang, tetapi disaat kita susah. Rasanya tidak ada yang demikian, malaikat saja yang seperti ini. kalau manusia mustahil seperti ini, kecuali itu ayah kandungmu dan ibu kandungmu. Bahkan ayah dan ibu saja terkadang belum sahabatan sama kita sudah berani mencampakkan kita. Lihat saja di media banyak mamak mamak muda yang membuang anaknya. di buang di tong sampah, diselipkan diantara pipa air, huft. Menurut definisi ini sahabat itu gak ada. GAK ADA NAMANYA SAHABAT.

Katanya sahabat itu yang terbaik, selalu mengerti kita.
Katanya cinta yang dimulai dari sahabatan itu lebih baik.

Halah, akal-akalan setan aja buuat nyuruh kita pacaran.

Awalnya teman kuliah, sering ketemu, saling menyemangati,

lulus bareng, foto wisuda bareng, tapi itu karena sebatas

bareng doank dan diperkuat oleh teori konspirasi bodoh yang

katanya cinta dari mata turun ke hati. ini mah cintanya si

mata keranjang, kalau cinta yang mungkin lebih benar itu dari

otak turun ke hati. Jadi si otak mikir dan si hati juga

mikir.Si otak mikir, layakkah orang ini pacaran sama aku,

pasti saringan otak yang terkenal kritis dalam menembak

pandangan negatif terlalu hebat saringannya, sehingga pada

akhirnya berkesimpulan, jangan pacaran dulu deh, cari yang

lebih baik. tujuan tercapai sahabat atau pacar kalau masuk

otak itu gak ada. Bullshit. Toh kalau ada yang menembus

saringan otak,setelah otak menerima seseorang, OKEY ini layak

jadi pacar aku, jatuhlah saringan pada tahap kedua yaitu hati.

tentu di tahap hati inilah kaum ikhwan dan akhwat berkata,

tidak hatiku tidak akan. tidak akan. dan TIDAK AKAN.
sekedar selingan saya bercerita sedikit tentang kehidupan saya

pribadi dan ini kisah nyata. jadi dimulai satu semester yang

lalu, saat saya berada di semester 8. saya perkenalkan tokoh

utamanya adalah seorang akhwat semester 6 dan 3 tahun

sebelumnya tak pernah sekalipun kita saling kenal atau

bertemu. namun, disemester 8 ini ada beberapa kelas yang

membuat kami berada di kelas yang sama. saya pun tak pernah

ada niatan untuk tau nama dia. tapi pada suatu hari saya

mendapat sms dari akhwat tersebut. smsnya biasa saja dan hanya

sekali show itu saja. beberapa bulan kemudian saya mendapat

sms lagi, dan masih biasa smsnya, aku pun sama seperti apa

yang kuucapkan pada semua temanku. agasta tidak akan mencari

teman dekat dari sesama matematika. semester 8 pun berlalu.

Sekarang aku berada disemester 9. aku berucap pada diriku

sendiri, nampaknya sudah saatnya aku bergerak lebih untuk

menjemput ketetapan ALLAH (Rejeki, Jodoh). karena temanya

tentang sahabat jadi yang kubahas adalah jodoh. yups, semester

9 saya bergerak, bismillah, dan mulai searching di kampus

sendiri, wkwkwkwk,,, langsung ditetapkan yang pertama aku coba

 si akhwat ini. terdapat cerita dibalik cerita ini, selama

semester 8 si akhwat ini memang bertingkah beda sama aku, beda

banget. aku gak mau kalau diriku ke-PD-an, jadi aku harus cari

info lebih. kawanku pun yang selalu bareng aku namanya rifky

menguatkan akan tingkah bedanya si akhwat itu padaku. katanya

kalau ke aku memang terlihat beda. kalau aku yang menyapa dia

pakek senyum doank eh dia langsung sumringah, tapi kalau

kawanku yang nyapa dia, haduh jangankan sumringah, nyapa balik

aja nggak, dianya nunduk terus. Terus kalau di luar kampus aku

ketemu dia juga beda, beda banget. ah sudahlah. ini cukup

sampai disini. intinya dia akhwat tersebut memang terlihat

tanda-tandanya jelas. Dan si kawanku juga bilang, ta akhwat

seperti dia itu kalau jatuh cinta kelihatan banget. mungkin

yang kawanku katakan benar. Mendekati yang namanya keputusan

aku coba sms dia, hampir tiap hari. dan keren, dia adalah tipe

yang keren banget. dia gak mau keluar dengan tujuan menemuiku

doank, sekitar 2 minggu yang lalu aku mengajak dia ketemu di

kampus atau dimanapun lah, tapi dia gak mau. Oh My God, super

sekali dia, dan intinya dia gak mau apapun. Padahal terlihat

kalau seharusnya dipikir pakai otak dia pasti menerima aku.

Inilah bahasannya. Mungkin saringan otak dia mengatakan OKEY

sehingga gerak tubuh dia mengiyakan untuk menerima aku dan

bahagia saat bertemu aku, tapi saringan hati dia. Subhanallah,

inilah, inilah, dan inilah saringan hati.
Sedikit lagi cerita kubagikan, minggu kemarin dia butuh suatu

hal berhubungan dengan kuliah dan aku yang bisa bantu dia

segera. akhirnya dia mau bertemu denganku, tapi dia bawa

adeknya. tersenyumlah aku dan terpujilah ALLAH.

Sahabat itu Gak Ada, dan pada kenyataannya sahabat itu gak

ada.
Karena memang gak ada manusia yang mau menanggung susahmu.
TAPI, aku agasta mengartikan berbeda, sahabatmemang gak ada di

kehidupan nyata, tapi di hati, di dada ini, di setiap dada

manuisa terdapat sahabatnya masing-masing dan yang perlu

diperhatikan hanyalah masalah waktu. setiap sahabat ada

masanya. sahabat masa SMA, sahabat masa muda, atau sahabat

seumur dunia, bahkan sahabat seusia dan seakherat.

Semoga setiap dari kita depertemukan dengan sahabat seusia dan

seakherat yang memang sesuai dengan hati kita. aamiin

Allahumma aamiin.
tulisan ini diperkuat oleh lagu Ronan Keating feat Yusuf Islam

(Father and Son)

Sabtu, 26 November 2011

Zaman Saiki uwong podo sok Suogeh.,-


Capek dech capek dech. Ngomong zaman saiki pancen kudu nggae internet. Jaan, sopo ae sing ngomong terus omongane gak onok nang internet mesti ora ono sing nggubris, bayangno wae dulur, 5 teko songolas menungso nang jowo  iku uwong uwong sing omongane diperhatekno.  Ngeseli sakjane, tapi buktine ayo delok bareng-bareng langsung nang NKP [Nggon Kejadian Perkoro]. Jenenge ae Nggon Kejadian Perkoro, mesti isine perkoro tok. Mosok zaman saiki kabeh hape podo touchscreen, utowo layar sentuh, bayangno, nek sedino ae iso nggosok layar hape ping piro?? Nach seumpomo limang taun dienggo nggosok layar hape lak bundel drijine karek separuh, lak pas ora iso nyogok upel, bayangno ae. Nek jare koncoku se de’e arep golek hape injekscreen, dadi ora layar sentuh, tapi layar jejeg. Iki ae sek ngomongno perkorone hape, during ngomongno jejaring social. Aduch ngeseli wae, onok jejaring social isine gor sayangsayangan gak mesra, nek ndhisek nang radio titip salam, bah sing disalami ngrungokno opo ora yo ora ngurus… nek nang jejaring social ngomong kangen nang pasangane, tapi sing komen pasangane uwong liyo wes numplek. Ojok sampek sing dikangeni moco statuse, durung limang menit ae status wes diganti karo kalimat patah hati. Anjing-anjing facebook wes akeh sing njenggong,”Guk guk kenapa se cantik? Curhat dunk”, onok maneh,” guk aku akan guk selalu guk menemani guk guk setiap guk saat guk dimanapun guk guk kapanpun guk guk demi guk guk kamu guk guk aku guk pun rela”. Onok maneh kejadian perkoro nang lagu, mulai dasar kau keong racun sing isine ngono iku akeh sing nyanyi, termasuk aku iki, maringono onok lagu chaya chaya, masio gak ngerti artine naming isih ae diwoco. Sopo ngerti artine chaya iku ***sensor***, berarti nek nyanyi chaya chaya kan wes peng loro, pomaneh chaya chaya dinyanyikno sak ambreg amargo cuman lirik kui sing diapal. Mending lagu udin, jelas artine, tapi onok sapiudin dilebokno, jaaaaaan udin yang paling dhowo untune, long or udin. Sek kacek sedilut onok nyanyian tas metu lirike wes cenat-cenut. Kongkon gak akeh lare wadhon stress, lha wong kabeh cah wadhon ben nyanyi cenat-cenut sing didhisekno..

Wes, mblutak utekku ngomongno kui, durung ngomongno presiden Indonesia.  Nek bangga dadi warga Indo se aku bangga tapi nek dadi wargane *** aku sek piker-pikir.

Kesimpulane : Ngoooooooooooooooooooooooooook.,-

VoM


                Buat temen-temen, pernah disakiti kaga’? Pernah putus kaga’? atau yang lebih serem pernah diputusin kaga’? kalo’ iya ne saya saranin sedia payung sebelum hujan, bisa dengan car putusin aja sekarang sebelum diputusin.
Cinta, mencintai, dicintai, dan putus cinta semuanya karena cinta. Nach, kalau lagi patah hati  tuangkan aja rasa patah hati kita. Mungkin dalam bentuk coretan. Bisa dengan cara corat-coret orang yang mutusin kita, atau minimal kita coret orang disekitar kita. Tapi yang dimaksud coret-corat disini bukan mencoret wajah atau fisik yang lain, melainkan kita coret  semuanya dari si dia dari hati kita. Bukan hanya nama, tapi juga semua kenangan, sekalipun itu kelihatannya menguntungkan kita.
Kembali pada coretan, kita bisa tuangkan minimal dalam bentuk puisi, yach kalo’ pengen lebih bermanfaat lagi dan semakin cepet ngelupain patah hati bisa dituangkan dalam bentuk lagu. Atau bagi anda yang memiliki suara seperti saya [piano bernada drum jebol] maka anda bisa mengapresiasikannya dalam media seperti direkam sendiri kemudian diupload. Mungkin ditambah beerapa editan juga kali ya. Tips ini juga saya lakukan, tapi bukan karena patah hati. Maklum, saya gak pernah patah hati, ckckckck.,-
Nach, untuk itu saya telah upload beberapa hasil rekaman saya [VoM] Voice of Me or Video of Me masuk juga kali ye.,-

Ne Link VoM;

Kesimpulannya : Sendiri bukan alasan untuk tak berkarya, apalagi bersama.,-

Rabu, 02 November 2011

Dari Matematika Menuju Surga.


Pelajaran dasar yang termudah dengan level paling tinggi.
Aku ingin berjalan di atas matematika. Aku ingin matematika adalah media kedua setelah islam kita semua. Aku ingin matematika pada suatu saat nanti bisa membuktikan betapa manisnya islam dalam persamaan atau pertaksamaan. Aku ingin mendapatkan satu jawaban benar dengan berbagai macam penyelesaian.
Dengan pembuktian matematis pun dapat diketahui bagaimana perjalanan kehidupan dunia berjalan. Sebagai contoh ada dua hal yang sudah bisa dibuktikan seperti permasalahan kenapa di Indonesia korupsi adalah jalan utama mencapai kaya. Atau kenapa cincin nikah berada dijari manis. Atau ada lagi cara membuktikan dimana ALLah dengan cara seperti dalam teorema dimensi ruang vektor.  ”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya
Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka
beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah (2) : 186)
Dari sini aku yang ingin menjadi sastrawan dan seorang ahli wirausaha bersyukur telah memasuki  matematika. Semoga dengan matematika bisa membawaku pada setiap tujuanku secara menarik dan terurut dengan memuaskan. Dengan matematika yang menimbulkan sastra tinggi akibat dari ilmu pasti yang mendasari maka alhamdulillah keberanian yang diungkapkan seperti Umar bin Khatab pun insya ALLah akan aku ikuti. Terimakasih ALLah, terimakasih Baginda Rasul, terimakasih para Sahabat serta tabi’in,  terimakasih Ibu, dan terimakasih buat sahabat setiaku.
Kesimpulannya : indahkan Islamku dan islam kita dengan matematika sebagai penunjang didalamnya.

Dunia dan ONLINE


Sama seperti alam ghaib dan alam nyata, tak berhubungan namun berkaitan. Dan inilah dunia online dan dunia nyata, gak ada kenal alam, tapi terjalin transaksi.

Seperi Lagunya Cagur tuch juduLnya Sukirman, di dunia maya, kita berkenalan, fotomu sungguh menawan, namamu kiki blab la bla. Semua orang tak tau kebenarannya, karena memang ini dunia, kalau belum pernah ketemu orang gak ada hak dan gak ada kebenaran sedikitpun untuk menilai orang lain. Yang ada hanya prasangka. Karena yang ada hanya prasangka maka kalau terlihat cocok maju terus kalau terlihat meragukan maju mundur kalau telihat tak cocok mundur terus.

Kesimpulannya : Cari yang pasti-pasti aja, yang ada didepan mata garap hingga benar-benar optimal. Sekarang saatnya kembali ke.. kembali kerja semuanya. Lhoh saya yang punya blog ini. Yang punya blog ini artis wajahmu ndesoooooooo.

Pengunjung AgaSta Gantheng

free counters

Entri Populer Blog Ini